Makanan Khas Purwokerto Yang Wajib Anda Cicipi

Indonesia memiliki beragam jenis masakan yang begitu lezat. Salah satu tempat di Indonesia yang memiliki banyak hidangan yang cukup terkenal adalah Pulau Jawa. Di pulau tersebut terdapat banyak sekali ragam jenis masakan yang berasal dari masing-masing kota yang ada di Pulau Jawa. Salah satu kota di Pulau Jawa yang memiliki makanan khas adalah Purwokerto. Purwokerto adalah kota yang terletak di Jawa Tengah. Kota ini memiliki satu tempat wisata yang sangat terkenal yaitu wisata Batu Raden. Tempat wisata tersebut selalu ramai sepanjang tahunnya. Oleh karena itu jika anda mengunjungi Purwokerto untuk berlibur jangan sampai melewatkan berbagai makanan khas Purwokerto. Berikut ini adalah beberapa makanan khas Purwokerto tersebut yang dapat anda cicipi saat anda berkunjung ke sana.

Makanan Khas Purwokerto Yang Paling Populer

Makanan Khas Purwokerto

1. Soto Sokaraja

Sokaraja adalah sebuah kota kecamatan, yang terletak kurang lebih 8 kilometer di sebelah timur kota Purwokerto, Propinsi Jawa Tengah. Sokaraja memiliki salah satu makanan khas yang menjadi ikon kuliner yang mempunyai nama besar di Propinsi Jawa Tengah bahkan sudah menjadi ikon nasional, yaitu Soto Sokaraja. Soto Sokaraja merupakan salah satu jenis soto yang sangat khas dan digandrungi banyak orang.

Soto Sokaraja

2. Getuk Goreng

Getuk goreng adalah penganan khas Sokaraja yang manis dan gurih, dibuat dari singkong dan dibumbui gula kelapa. Getuk goreng ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1918 oleh Sanpirngad, seorang penjual nasi keliling di daerah Sokaraja. Pada saat itu getuk yang dijual tidak laku, sehingga dia mencari akal agar getuk tersebut masih bisa dikonsumsi. Kemudian, getuk yang tidak habis dijual pada hari itu dia goreng dan dijual lagi. Ternyata, makanan baru tersebut digemari oleh para pembeli. Saat ini getuk goreng dapat dengan mudah ditemui di sepanjang jalan di Sokaraja terutama Jalan Jenderal Soedirman. Getuk yang digoreng juga bukan lagi getuk yang tidak laku dijual, melainkan sengaja dibuat untuk digoreng.

Getuk Goreng

3. Soto Khas Purwokerto, Soto Sungeb

Salah satu kuliner soto yang terkenal sejak dulu adalah Soto Sungeb. Sajiannya seperti pada umumnya soto atau sroto khas Purwokerto berisi Kupat. Kerupuk Mie dan Kerupuk warna-warni, tauge, bumbu kacang, bawang goreng, beberapa bumbu pelengkap lainnya. Daging yang digunakan adalah daging ayam kampung yang menjadikan salah satu ciri khas Soto Sungeb. Tempatnya cukup bersih dengan meja-meja yang diberi alas keramik diatasnya agar mudah dibersihkan. Lokasinya mudah diakses dan masuk daerah pusat kota, hanya berjarak sekitar 1 KM dari alun-alun maupun Stasiun KA. Jika dari alun-alun, tinggal ke arah barat hingga pertigaan Bank BRI lalu belok kanan. Jika dari Stasiun KA silahkan menuju ke arah timur hingga pertigaan Pasar Manis lalu belok ke selatan.

Soto Khas Purwokerto, Soto Sungeb

4. Lumpia

Lumpia atau terkadang dieja sebagai lun pia (Bahasa Inggris: long pia) adalah sejenis jajanan tradisional Tionghoa. Lumpia yang dikenal oleh orang Indonesia merupakan lafal Bahasa Hokkian. Lumpia terdiri dari lembaran tipis tepung gandum yang dijadikan sebagai pembungkus isian yang umumnya adalah rebungtelursayuran segardaging, atau makanan laut. Di Indonesia, lumpia dikenal sebagai jajanan khas Semarang dengan tata cara pembuatan dan bahan-bahan yang telah disesuaikan dengan tradisi setempat.

Lumpia

5. Lanting

Lanthing (kadang disebut klanthing), merupakan makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Asal mulanya hanya mempunyai rasa yang gurih dan asin tetapi sekarang mulai muncul aneka rasa seperti asin pedas dan rasa keju. Lanthing berkembang di wilayah Jawa Tengah bagian selatan terutama sebagai salah satu makanan khas Kabupaten Kebumen.

Lanting

6. Nopia dan Mino

Nopia merupakan makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi dengan gula merah serta dipanggang dengan tungku khusus yang terbuat dari tanah liat dan menggunakan kayu bakar dari pelepah pohon kelapa. Memiliki tekstur kulit yang keras dan renyah berisi adonan gula merah dengan rasa bawang merah goreng. Banyak diproduksi di kota Purbalingga dan Banyumas (18 kilometer arah tenggara Kota Purwokerto). Selain Nopia, adapula Mino alias mini nopia atau nopia berukuran yang kecil. Nopia juga ada yang berbentuk seperti telur gajah, besar tetapi dalamnya kosong & berlapis gula merah yang menempel pada dinding dalam kulit nopia ini. Sebagian orang mengatakan Pia Telur Gajah, ada pula yang menyebutnya Ndog Gludhug (telur halilintar). Kulit Nopia seperti kulit pia, hanya saja kulit nopia lebih padat sedangkan pia berlapis. Nopia rasa orisinilnya adalah rasa brambang goreng namun sekarang nopia sudah dibuat dengan berbagai macam isi dan rasa, seperti isi durian, coklat, nangka, dan lain-lainnya.

Nopia dan Mino

7. Jenang Jaket

Jenang Jaket Makanan Khas Purwokerto. Inilah salah satu makanan khas tradisional Kabupaten Banyumas yang sangat spesifik dan sulit ditemukan di kota lain di Indonesia. Makanan atau panganan ini dapat dikonsumsi sebagai makanan kecil, sebagai hidangan dalam suatu hajatan, dan acara-acara tertentu. Juga sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Purwokerto.

Jenang Jaket

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!