15 Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner Khas Cirebon

Daya tarik kota Cirebon tidak hanya dipeninggalan sejarah dan budayanya yang besar. Salah satu hal yang perlu anda eksplor adalah kekayaan kuliner khas Cirebon. Ada banyak ragam kuliner khas Cirebon. Soal rasa tidak usah diragukan lagi. Dijamin akan menggoyang lidah anda. Untuk anda yang belum pernah mencoba ragam kuliner khasnya, anda tentu wajib mencobanya dahulu.

Kuliner Khas Cirebon Yang Akan Menggoyang Lidah Anda

Kuliner Khas Cirebon

Wisata kuliner di Cirebon tak pernah bosan, meski menu yang dimakan hampir sama saja. Kami telah mencatatnya untuk anda, ada empat makanan yang tak boleh dilewatkan saat singgah di Kota Udang ini.

1. Docang

Kuliner khas Cirebon yang pertama adalah Docang. Makanan khas ini merupakan olahan yang terbuat dari. Campuran daun singkong, tempe gembus, tauge sebagai lauk yang menemani lontong dan ditambah dengan parutan kelapa muda.

Docang

2. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang awalnya dikenal dari Desa Jampang, Kabupaten Cirebon. Karena unik dan juga murah, nasi jamblang akhirnya mulai populer dipasarkan di wilayah selain di Cirebon. Makanan khas Cirebon ini dijual dengan harga lauk yang sangat terjangkau mulai dari Rp 2.000 sampai dengan Rp 20.000.

Nasi Jamblang

3. Empal Gentong

Kuliner khas Cirebon yang enak ini merupakan sajian makanan berkuah santan yang berisi daging sapi dan jeroan. Sekilas tampilannya mirip dengan gulai, namun cita rasanya gurih dan manis yang dimasak menggunakan cara tradisional yaitu menggunakan kayu bakar dan menggunakan media gentong atau periuk yang terbuat dari tanah liat. Jeroan yang biasa dipakai dalam empal gentong diantaranya adalah usus, babat, limpa, dan paru. Empal gentong awalnya berasal dari desa Battembat, kecamatan Tengah Tani. Empal gentong terasa lezat disajikan dalam keadaan panas bersama dengan nasi atau lontong. Ditambah lagi taburan irisan daun kucai dan jeruk nipis yang akan menggoyang lidang kamu.

Empal Gentong

4. Tahu Gejrot

Hidangan khas Cirebon yang terakhir ini merupakan camilan dengan cuka asam manis pedas. Tahu pong atau tahu kosong dipotong-potong kecil, lalu dibanjur kuah cuka dengan kombinasi rasa asam manis pedas.

Nasi JamblangTahu Gejrot

5. Kue Apem

Salah satunya adalah tradisi membuat kuliner kue apem yang hanya bisa ditemukan satu kali dalam satu tahun. Kue ini dibuat warga Cirebon setiap memasuki bulan Safar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Cirebon. Selain itu, kue apem diibaratkan sebagai bangsa Belanda yang menjajah negara Indonesia. Dalam paduan kue apem ini terdapat kuah yang terbuat dari gula merah, kemudian disiramkan ke kue tersebut hingga apemnya tenggelam.

Kue Apem

6. Mie Koclok

Kuliner khas Cirebon selanjutnya adalah mie kocok. Nama makanannya sangat aneh ya. Karena jika dalam bahasa Jawa koclok itu sama seperti bodoh. Akan tetapi tenang saja mie ini tidak akan membuan anda yang memakannya bodoh. Mie ini berbeda dengan mie pada umumnya yang di jual di pasar-pasar. Mie koclok ini menggunkanan mie kuning yang biasanya di gunakan untuk membuat mie ayam dan diberi campuran sayur kol, telur, tauge dan suran daging ayam.

Mie Koclok

7. Growolan

Makanan khas Cirebon yang selanjutnya adalah grawolan. Makanan khas ini menggunakan gaplek yang dicampur dengan parutan kelapa. Makanan khas dengan warna coklat ini sudah ada sejak jaman dulu dan sampai sekarang pun makanan khas ini. Masih tetap eksis di pasaran dan makanan ini masih menjadi jajanan favorit masyarakat Cirebon.

Growolan

8. Tape Ketan Daun Jambu

Jajanan tradisional yang satu ini terbuat dari hasil fermentasi ketan putih yang menggunakan ragi sebagai bahan campurannya. Memiliki cita rasa manis dan asam, tape ketan menjadi salah satu kuliner khas Cirebon yang wajib anda cicipi. Biasanya, tape ketan akan dibungkus dengan menggunakan daun jambu agar proses pematangan tape semakin sempurna. Selain itu, aroma khas tape ketan daun jambu juga berbeda dari kebanyakan tape ketan yang dibungkus menggunakan daun pisang.

Tape Ketan Daun Jambu

9. Kue Gapit

Kue gapit menjadi oleh-oleh khas Cirebon yang juga layak untuk anda bawa pulang. Panganan ini dinamakan “Gapit” karena saat proses memasaknya. Adonan makanan ringan  sejenis kerupuk ini harus diapit dengan dua buah lempengan besi besar agar bentuknya menjadi pipih. Dari lempengan besi inilah yang menghasilkan tekstur unik gapit menyerupai cone es krim.

Kue Gapit

10. Nasi Lengko

Nasi Lengko merupakan kuliner khas Cirebon yang cocok bagi wisatawan yang menyukai sayur. Nasi lengko 100 persen tidak mengandung daging, yang hanya berupa sayur mayur dan protein nabati saja. Nasi lengko berupa nasi putih, tempe goreng, tahu goreng, mentimun, toge, daun kucai dan bawang goreng. Itu jadi satu dan disiram bumbu kacang, yang menjadikannya terasa segar dan pasti nikmat.

Nasi Lengko

11. Sate Kentang

Boleh jadi ini salah satu kuliner inovatif yang cukup digemari warga lokal di Cirebon terutama anak muda. Sate kentang ini merupakan irisan kentang yang dibentuk secara spiral. Letak kenikmatannya berasal dari bumbu-bumbu yang menjadi pelengkap sate kentang.

Sate Kentang

12. Rujak Kangkung

Rujak yang satu ini memang mirip dengan kuliner khas Lombok, plecing kangkung. Rujak kangkung ternyata cukup populer juga di beberapa daerah sekitar Cirebon seperti Brebes, Tegal dan kota asalnya Kuningan. Rujak kangkung ini menggunakan kangkung yang sudah direbus. Kemudian disiram dengan bumbu rujak yang sudah dicampur dengan terasi khas Cirebon. Warna sambal rujaknya umumnya berwarna merah, berbeda dengan plecing kangkung yang menggunakan sambal kacang.

Rujak Kangkung

13. Bubur Ayam Cirebon

Salah satu ciri khas bubur ayam Cirebon adalah dari kuah kaldunya yang berwarna kuning dan gurih. Potongan cakwe pun menjadi salah satu daya tarik bubur Cirebon dibandingkan dengan bubur lainnya. Sudah pasti berbagai sate jeroan menjadi lauk pendamping yang mengenyangkan. Seperti sate usus, sate ampela, sate ati atau sate telur puyuhnya.

Bubur Ayam Cirebon

14. Sate Kalong

Sate kalong bukanlah sate yang berasal dari daging kalong atau daging kelelawar, melainkan berasal dari daging kerbau. Sajian kuliner yang satu ini biasanya akan dengan mudah kamu temui menjelang magrib sampai dengan tengah malam. Itulah mengapa sate ini dinamakan sate kalong, ya karena dijajakan pada sore hingga malam di saat kalong membuka matanya. Rasa sate kalong ini dominan asin dan manis.

Sate Kalong

15. Terasi Cirebon

Terasi cirebon adalah bumbu rumahan yang sudah sangat terkenal sampai ke tingak nasional. Biasanya bumbu terasi dijadikan tambahan bumbu dalam masakan atau dipakai sebagai campuran sambal. Terasi cirebon dikenal akan rasanya yang enak dan lezat. Terasi cirebon dibuat dari udang rebon yang berukuran sangat kecil. Sekarang, terasi cirebon sudah dikemas dengan berbagai bentuk yang lebih modern. Cocok dijadikan sebagai oleh-oleh yang lain daripada lainnya.

Terasi Cirebon

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!